Kenapa imunisasi anak usia sekolah juga penting?
Pada dasarnya, imunisasi adalah kegiatan pencegahan. Imunisasi dilakukan agar seseorang terhindar dari penyakit infeksi atau meringankan gejala penyakit tersebut. Metode ini merupakan metode pencegahan yang paling efektif dan murah dalam mengatasi penyakit.
Imunisasi wajib diberikan pada anak balita mengingat sistem kekebalan tubuh balita sangat rentan. Lalu bagaimana dengan anak yang sudah melewati usia tersebut? Seiring bertambah usia, sistem kekebalan tubuh anak juga meningkat. Namun hal ini tidak menutup kemungkinan mereka terserang penyakit infeksi lain di usianya yang kian bertambah itu.
Oleh karena itu setelah melakukan imunisasi wajib di usia balita, anak harus mendapatkan imunisasi lanjutan ketika memasuki usia sekolah. Selain menjaga dari serangan infeksi virus, imunisasi anak juga dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif serta menjaga status gizinya agar tetap baik.
Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) diadakan 2 kali dalam setahun, yaitu setiap Bulan Agustus dan Bulan November, serentak di seluruh kota di Indonesia. Hanya 3 imunisasi wajib berulang yang akan diberikan pada saat BIAS, yakni:

Campak
Imunisasi campak memang sudah tidak asing didengar di telinga kita. Namun biasanya campak sering didengar di anak usia 9 bulan. Nah ternyata vaksin campak perlu diulang pada usia 5 tahun, untuk mempertahankan kadar vaksin di dalam tubuh. Namun jika anak sudah mendapatkan vaksin MMR lengkap, vaksin campak tidak perlu lagi diberikan.Vaksin campak ini sendiri diberikan pada anak kelas I SD,DAN dilayani pada bulan November.
2. Difteri-Tetanus
Imunisasi difteri tetanus merupakan vaksin yang direkomendasikan untuk diberikan pada usia sekolah, yaitu usia sekolah dasar kelas 1 ,2 dan 5. Imunisasi ini adalah terusan dari vaksin DPT yang diberikan pada usia 2,4,6, dan 15 bulan. Untuk anak kelas I diberikan vaksin DT,anak kelas II & kelas V diberikan vaksin Td. Untuk imunisasi Td yang diberikan pada siswa kelas V,pertama kali diberikan pada tahun 2019 dan di tahun 2016 pemberiannya diberikan pada siswa kelas III SD. Sasaran pemberian imunisasi ini dirubah ke anak kelas V SD,diharapkan agar masa perlindung vaksinnya menjadi lebih lama.
Ingat, mencegah lebih baik daripada mengobati!!!