DIET PADA PENDERITA HIPERTENSI

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah kondisi saat tekanan darah berada pada nilai 130/80 mmHg atau lebih. Kondisi ini dapat menjadi berbahaya, karena jantung dipaksa memompa darah lebih keras ke seluruh tubuh, hingga bisa mengakibatkan timbulnya berbagai penyakit, seperti gagal ginjal, stroke, dan gagal jantung.
Diet hipertensi adalah diet bagi penderita hipertensi yang ditujukan untuk membantu menurunkan tekanan darah dan mempertahankan tekanan darah menuju normal. Selain itu diet hipertensi juga ditujukan untuk menurunkan faktor risiko hipertensi lainnya seperti berat badan yang berlebih, tingginya kadar lemak (kolesterol) dan asam urat dalam darah. Penderita hipertensi yang memiliki tekanan darah lebih dari 160/gram mmHg, selain memerlukan pemberian obat-obatan anti hipertensi juga memerlukan terapi dietetik dan perubahan gaya hidup.

Mengenal diet DASH untuk hipertensi
Dalam menjalani diet DASH, Anda diwajibkan untuk membatasi asupan natrium (garam) hanya 2/3 sendok teh per hari. Adapun sajian atau porsi makanan yang direkomendasikan sebagai patokan pada diet DASH, yaitu:

  1. Memperbanyak konsumsi sayur sebanyak empat hingga lima sajian per hari .
  2. Memperbanyak konsumsi buah sebanyak empat hingga lima sajian per hari
  3. Memperbanyak konsumsi ikan dan daging unggas
    dua sajian per hari. Satu sajian berukuran kurang lebih 85 gram.
  4. Gandum dan biji-bijian seperti kacang – kacangan dikonsumsi sebanyak tujuh hingga delapan sajian per hari.
  5. Minyak sayur yang dianjurkan adalah minyak zaitun dan minyak sehat lainnya. Dapat dikonsumsi dua sampai tiga sajian per hari dengan takaran satu sendok teh sekali saji.
  6. Konsumsi olahan susu rendah lemak atau tanpa lemak. Asupan ini dikonsumsi sebanyak dua atau tiga sajian per hari. Satu sajian terdiri dari kurang lebih 235 ml susu .
  7. Batasi konsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh dan kolesterol
  8. Batasi asupan gula atau yang bersifat manis

Jika mengalami kesulitan dalam menentukan pola diet sehat untuk hipertensi, Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis gizi. Ingatlah untuk mengombinasikan pola diet sehat tersebut dengan olahraga secara rutin, istirahat cukup, dan tidak merokok atau minum alkohol.

Tinggalkan komentar